Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Manasik

Bab: Berangkat menuju arafah (lepas tengah hari)

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا نَافِعُ بْنُ عُمَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ
لَمَّا أَنْ قَتَلَ الْحَجَّاجُ ابْنَ الزُّبَيْرِ أَرْسَلَ إِلَى ابْنِ عُمَرَ أَيَّةُ سَاعَةٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرُوحُ فِي هَذَا الْيَوْمِ قَالَ إِذَا كَانَ ذَلِكَ رُحْنَا
فَلَمَّا أَرَادَ ابْنُ عُمَرَ أَنْ يَرُوحَ قَالُوا لَمْ تَزِغْ الشَّمْسُ قَالَ أَزَاغَتْ قَالُوا لَمْ تَزِغْ أَوْ زَاغَتْ قَالَ فَلَمَّا قَالُوا قَدْ زَاغَتْ ارْتَحَلَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Hanbal[1], telah menceritakan kepada Kami Waki'[2], telah menceritakan kepada Kami Nafi' bin Umar[3], dari Sa'id bin Hassan[4] dari Ibnu Umar[5], ia berkata; ketika Al Hajjaj membunuh Ibnu Az Zubair, ia mengutus seseorang kepada Ibnu Umar untuk bertanya tentang kapankah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi pada hari seperti ini? Dia berkata: jika telah saatnya Kami akan bepergian. Ketika Ibnu Umar hendak pergi, mereka berkata; matahari belum tergelincir! Ibnu Umar berkata; apakah sudah tergelincir? Mereka menjawab: belum! Ketika mereka mengatakan bahwa matahari telah tergelincir dia berangkat pergi.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ahmad bin Muhammad bin Hambal bi Hilal bin Asad, Asy Syaibaniy Al Marwaziy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 241 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  3. [3] Nafi' bin 'Umar bin 'Abdullah bin Jamil bin 'Amir, Al Jumahiy Al Qurasyiy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 169 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Sa'id bin Hassan, Al Qurisyiy Al Makhzumiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.