Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Manasik

Bab: Sifat haji nabi shallallahu 'alaihi wa sallam

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ بِلَالٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ الْمَعْنَى وَاحِدٌ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ بِأَذَانٍ وَاحِدٍ بِعَرَفَةَ وَلَمْ يُسَبِّحْ بَيْنَهُمَا وَإِقَامَتَيْنِ وَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِجَمْعٍ بِأَذَانٍ وَاحِدٍ وَإِقَامَتَيْنِ وَلَمْ يُسَبِّحْ بَيْنَهُمَا
قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا الْحَدِيثُ أَسْنَدَهُ حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ فِي الْحَدِيثِ الطَّوِيلِ وَوَافَقَ حَاتِمَ بْنَ إِسْمَعِيلَ عَلَى إِسْنَادِهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعَتَمَةَ بِأَذَانٍ وَإِقَامَةٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Abdullah bin Maslamah[1], telah menceritakan kepada Kami Sulaiman yaitu Ibnu Bilal[2]. Telah diriwayatkan melalui jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Hanbal[3], telah menceritakan kepada Kami Abdul Wahhab Ats Tsaqafi[4] dan maknanya satu, dari Ja'far bin Muhammad[5], dari ayahnya[6], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan Shalat Zhuhur, dan 'Ashar dengan satu adzan di 'Arafah. Dan tidak melakukan shalat sunah serta dua iqamah. Beliau melakukan Shalat Maghrib, serta Isya` dijama', dengan satu adzan dan dua iqamah, serta tidak melakukan shalat sunah diantara keduanya. Abu Daud berkata; hadits ini di sanadkan oleh Hatim bin Isma'il[7] dalam hadits yang panjang dan sanad Hatim bin Isma'il telah disepakati oleh Muhammad bin Ali Al Ju'fi[8], dari Ja'far[9], dari ayahnya[6] dari Jabir[11] hanya saja ia berkata; kemudian melakukan Shalat Maghrib serta 'Isya` dengan satu adzan dan satu iqamah.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab, Al Qa'nabiy Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 221 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Sulaiman bin Bilal, At Taymiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 172 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Ahmad bin Muhammad bin Hambal bi Hilal bin Asad, Asy Syaibaniy Al Marwaziy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 241 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  4. [4] Abdul Wahhab bin 'Abdul Majid bin Ash Shalti, Ats Tsaqafiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 194 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Ja'far bin Muhammad bin 'Ali bin Al Husain, Ash Shadiq, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Muhammad bin 'Ali bin Al Husain bin 'Ali bin Abi Thalib, Al Hasyimiy, Abu Ja'far, Al Baqir, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Hatim bin Isma'il bin Ubay, Abu Isma'il, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  8. [8] Muhammad bin 'Ali bin Al Walid, Al Ju'fiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  9. [9] Ja'far bin Muhammad bin 'Ali bin Al Husain, Ash Shadiq, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Madinah.
  10. [10] Muhammad bin 'Ali bin Al Husain bin 'Ali bin Abi Thalib, Al Hasyimiy, Abu Ja'far, Al Baqir, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.