Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Apakah boleh menjawab salam saat kencing

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ حُضَيْنِ بْنِ الْمُنْذِرِ أَبِي سَاسَانَ عَنْ الْمُهَاجِرِ بْنِ قُنْفُذٍ أَنَّهُ
أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ حَتَّى تَوَضَّأَ ثُمَّ اعْتَذَرَ إِلَيْهِ فَقَالَ إِنِّي كَرِهْتُ أَنْ أَذْكُرَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا عَلَى طُهْرٍ أَوْ قَالَ عَلَى طَهَارَةٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al Mutsanna[1] telah menceritakan kepada kami Abdul A'la[2] telah menceritakan kepada kami Sa'id[3] dari Qatadah[4] dari Al Hasan[5] dari Hudhain bin Al Mundzir Abi Sasan[6] dari Al Muhajir bin Qunfudz[7] Bahwasanya dia pernah menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau sedang buang air kecil, lalu dia mengucapkan salam kepada Nabi, namun beliau tidak menjawab salamnya hingga berwudhu, kemudian beliau meminta maaf seraya bersabda: "Sesungguhnya aku tidak suka menyebut Nama Allah Ta'ala kecuali dalam keadaan suci."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid, Al 'Anaziy, Abu Musa, Az Zaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul A'laa bin 'Abdul A'laa, As Saamiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Abu Hammam, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  5. [5] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Hudloin bin Al Mundzir bin Al Harits, Abu Muhammad, Abu Sasan, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 97 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Al Muhajir bin Qunfudz, Shahabat, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.