Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Manasik

Bab: Penjelasan tentang al ihshar (terhalang untuk sampai ke baitullah)

حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَاضِرٍ الْحِمْيَرِيَّ يُحَدِّثُ أَبِي مَيْمُونَ بْنَ مِهْرَانَ قَالَ
خَرَجْتُ مُعْتَمِرًا عَامَ حَاصَرَ أَهْلُ الشَّامِ ابْنَ الزُّبَيْرِ بِمَكَّةَ وَبَعَثَ مَعِي رِجَالٌ مِنْ قَوْمِي بِهَدْيٍ فَلَمَّا انْتَهَيْنَا إِلَى أَهْلِ الشَّامِ مَنَعُونَا أَنْ نَدْخُلَ الْحَرَمَ فَنَحَرْتُ الْهَدْيَ مَكَانِي ثُمَّ أَحْلَلْتُ ثُمَّ رَجَعْتُ فَلَمَّا كَانَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ خَرَجْتُ لِأَقْضِيَ عُمْرَتِي فَأَتَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ أَبْدِلْ الْهَدْيَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يُبَدِّلُوا الْهَدْيَ الَّذِي نَحَرُوا عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي عُمْرَةِ الْقَضَاءِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami An Nufaili[1], Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Salamah[2] dari Muhammad bin Ishaq[3] dari 'Amr bin Maimun[4], ia berkata; saya mendengar Abu Hadhir Al Himyari[5] menceritakan kepada ayahku yaitu Maimun bin Mahran, ia berkata; aku keluar untuk melaksanakan umrah pada tahun ketika penduduk Syam mengepung Ibnu Az Zubair di Mekkah, dan orang-orang dari kaumku mengirim hewan kurban bersamaku, ketika Kami sampai kepada penduduk Syam, mereka melarang Kami untuk memasuki tanah suci, maka aku menyembelih binatang sembelihanku ditempatku kemudian aku bertahallul dan kembali. Ketika pada tahun berikutnya aku keluar untuk melakukan umrahku, lalu aku mendatangi Ibnu Abbas[6] dan bertanya kepadanya -tentang kejadian tersebut- kemudian ia menjawab: gantilah hewan sembelihanmu, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan para sahabatnya untuk mengganti hewan sembelihannya yang telah mereka sembelih pada waktu terjadi perjanjian Hudaibiyah pada peristiwa umratul qadha (mengganti umrah).

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdullah bin Muhammad bin 'Ali bin Nufail, An Nufailiy Al Qudlo'iy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Jazirah.
  2. [2] Muhammad bin Salamah bin 'Abdullah , Al Bahiliy Al Harraniy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 192 H, hidup di Jazirah.
  3. [3] Muhammad bin Ishaq bin Yasar, Al Muthallibiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Amru bin Maimun bin Mihran, Al Jazariy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 147 H, hidup di Syam, wafat di Riqqah.
  5. [5] Utsman bin Hadlir, Al Humairiy Al Azdiy, Abu hadlir, Tabi'in kalangan biasa.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.