Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Manasik

Bab: Memberi tanda luka pada hewan

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَحَفْصُ بْنُ عُمَرَ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَسَّانَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ دَعَا بِبَدَنَةٍ فَأَشْعَرَهَا مِنْ صَفْحَةِ سَنَامِهَا الْأَيْمَنِ ثُمَّ سَلَتَ عَنْهَا الدَّمَ وَقَلَّدَهَا بِنَعْلَيْنِ ثُمَّ أُتِيَ بِرَاحِلَتِهِ فَلَمَّا قَعَدَ عَلَيْهَا وَاسْتَوَتْ بِهِ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالْحَجِّ
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ بِمَعْنَى أَبِي الْوَلِيدِ قَالَ ثُمَّ سَلَتَ الدَّمَ بِيَدِهِ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ هَمَّامٌ قَالَ سَلَتَ الدَّمَ عَنْهَا بِأُصْبُعِهِ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا مِنْ سُنَنِ أَهْلِ الْبَصْرَةِ الَّذِي تَفَرَّدُوا بِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Abu Al Walid Ath Thayalisi[1], dan Hafsh bin Umar[2] secara makna, mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Syu'bah[3] dari Qatadah[4], ia berkata; Abu Al Walid[5] berkata; saya mendengar Abu Hassan[6] dari Ibnu Abbas[7] bahwa Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam melakukan shalat Zhuhur di Dzul Hulaifah kemudian meminta seekor unta lalu beliau melukainya dari sisi punuknya sebelah kanan, kemudian beliau menghentikan darah darinya, dan mengalunginya dengan dua sandal. Kemudian beliau diberi kendaraan, dan tatkala beliau telah duduk di atasnya dan unta tersebut telah menaiki Al Baida` maka beliau bertalbiah untuk melakukan haji. Telah menceritakan kepada Kami Musaddad[8], telah menceritakan kepada Kami Yahya[9] dari Syu'bah[3] dengan hadits ini semakna dengan hadits Abu Al Walid, ia berkata; kemudian beliau menghentikan darah menggunakan tangannya. Abu Daud berkata; hadits tersebut diriwayatkan oleh Hammam[11], ia berkata; beliau menghentikan darah darinya menggunakan jari-jarinya. Abu Daud berkata; hal ini merupakan diantara kebiasaan-kebiasaan penduduk Bashrah yang menjadi kekhususan mereka.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hisyam bin 'Abdul Mallik, Ath Thayalisiy Al Bahiliy, Abu Al Walid, Shahabat, wafat tahun 227 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hafsh bin 'Umar bin Al Harits bin Sakhbarah, Abu 'Umar, Al Hawdliy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 225 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  5. [5] Hisyam bin 'Abdul Mallik, Ath Thayalisiy Al Bahiliy, Abu Al Walid, Shahabat, wafat tahun 227 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  6. [6] Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu Hassan, Al A'raj Al Ajrad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 130 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  8. [8] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  9. [9] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  10. [10] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  11. [11] Hammam bin Yahya bin Dinar, Al Azdiy Al 'Awdziy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah .