Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Doa yang diucapkan saat wudlu

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ يَعْنِي ابْنَ صَالِحٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ
كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُدَّامَ أَنْفُسِنَا نَتَنَاوَبُ الرِّعَايَةَ رِعَايَةَ إِبِلِنَا فَكَانَتْ عَلَيَّ رِعَايَةُ الْإِبِلِ فَرَوَّحْتُهَا بِالْعَشِيِّ فَأَدْرَكْتُ رَسُولَ اللَّهِ يَخْطُبُ النَّاسَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُومُ فَيَرْكَعُ رَكْعَتَيْنِ يُقْبِلُ عَلَيْهِمَا بِقَلْبِهِ وَوَجْهِهِ إِلَّا قَدْ أَوْجَبَ
فَقُلْتُ بَخٍ بَخٍ مَا أَجْوَدَ هَذِهِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ الَّتِي قَبْلَهَا يَا عُقْبَةُ أَجْوَدُ مِنْهَا فَنَظَرْتُ فَإِذَا هُوَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ فَقُلْتُ مَا هِيَ يَا أَبَا حَفْصٍ قَالَ إِنَّهُ قَالَ آنِفًا قَبْلَ أَنْ تَجِيءَ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ حِينَ يَفْرُغُ مِنْ وُضُوئِهِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ قَالَ مُعَاوِيَةُ وَحَدَّثَنِي رَبِيعَةُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ عَنْ حَيْوَةَ وَهُوَ ابْنُ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِي عَقِيلٍ عَنْ ابْنِ عَمِّهِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ أَمْرَ الرِّعَايَةِ قَالَ عِنْدَ قَوْلِهِ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ رَفَعَ بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمَعْنَى حَدِيثِ مُعَاوِيَةَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Sa'id Al Hamdani[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb[2] Saya mendengar Mu'awiyah bin Shalih[3] menceritakan hadits dari Abu Utsman[4] dari Jubair bin Nufair[5] dari Uqbah bin Amir[6] dia berkata; Kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah pelayan terhadap diri kami sendiri, yaitu kami bergantian menggembala unta kami. Ketika giliranku menggembala unta, pada waktu sore saya masukkan ke dalam kandangnya, lalu saya mendapati Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang menyampaikan khutbah kepada orang banyak. Maka saya mendengar beliau bersabda: "Tiadalah seorang di antara kalian yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, kemudian dia berdiri mengerjakan shalat dua rakaat dan dia menghadapkan hati dan wajahnya, melainkan dia pasti masuk surga." Maka saya berkata, Bagus! Bagus! Alangkah bagusnya ungkapan ini! Lalu ada seorang laki-laki di depanku berkata, Ungkapan sebelumnya lebih bagus lagi wahai Uqbah. Maka aku memandang kepada orang tersebut, ternyata dia adalah Umar bin Al-Khaththab[7] radliallahu 'anhu. Aku bertanya, Apakah ungkapan itu wahai Abu Hafsah? Dia menjawab, Sesungguhnya beliau bersabda tadi sebelum engkau datang: "Tidaklah seseorang di antara kalian berwudhu dan membaguskan wudhunya, kemudian setelah berwudhu dia mengucapkan doa: 'Asyhadu an laa ilaaha illalaahu wahdahu la syariika lahu, wa anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuluhu (Aku bersaksi, bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya) ', melainkan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang delapan, dia boleh masuk dari pintu mana saja yang dia inginkan." Mu'awiyah[8] berkata; Rabi'ah bin Yazid[9] telah menceritakan kepada kami, dari Abu Idris[10] dari 'Uqbah bin Amir[11] telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Isa[12] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid Al-Muqri[13] dari Haiwah bin Syuraih[14] dari Abu Aqil[15] dari Anak pamannya[16] dari 'Uqbah bin Amir Al-Juhani[17] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dengan lafazh semisal tanpa menyebutkan perkara penggembalaan. Dan dia menyebutkan setelah sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam: "… dan membaguskan wudhunya, lalu mengangkat pandangannya ke langit, kemudian mengucapkan…" dan dia pun menyebutkan hadits yang semakna dengan hadits Mu'awiyah.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin Sa'id bin Basar, Al Hamdaaniy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 253 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Mu'awiyah bin Shalih bin Hudair, Al Hadlramiy Al Himshiy, Abu 'Amru, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 158 H, hidup di Andalusia.
  4. [4] Abdur Rahman bin Mall bin 'Amru, An Nahdiy Al Kufiy, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 95 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Jubair bin Nufair bin Malik, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 80 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  6. [6] Uqbah bin 'Amir bin 'Abs, Al Juhaniy, Abu Hammad, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Maru, wafat di Maqthum.
  7. [7] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  8. [8] Mu'awiyah bin Shalih bin Hudair, Al Hadlramiy Al Himshiy, Abu 'Amru, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 158 H, hidup di Andalusia.
  9. [9] Rabi'ah bin Yazid, Ad Dimasyqi Al Iyadi, Abu Syu'aib, Al Qashir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 121 H, hidup di Syam, wafat di Ifriqiyah.
  10. [10] A'idzulloh bin 'Abdullah , Al Khawlaniy, Abu Idris, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 80 H, hidup di Syam, wafat di Dujail.
  11. [11] Uqbah bin 'Amir bin 'Abs, Al Juhaniy, Abu Hammad, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Maru, wafat di Maqthum.
  12. [12] Al Husain bin 'Isa bin Himran, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 247 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  13. [13] Abdullah bin Yazid, Al 'Adawiy Al 'Umariy, Abu 'Abdur Rahman, Al Muqri' Al Qashir, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  14. [14] Haywah bin Suraih bin Shafwan, Abu Zur'ah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 158 H, hidup di Maru.
  15. [15] Zuhrah bin Ma'bad bin 'Abdullah , Al Qurasyiy Al Madaniy, Abu 'Aqil, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Maru, wafat di Iskandariyah.
  16. [16] Nama tidak diketahui.
  17. [17] Uqbah bin 'Amir bin 'Abs, Al Juhaniy, Abu Hammad, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Maru, wafat di Maqthum.