Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Cara mengusap

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ مَرْوَانَ وَمَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ الدِّمَشْقِيُّ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ قَالَ مَحْمُودٌ أَخْبَرَنَا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ كَاتِبِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ
وَضَّأْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ فَمَسَحَ أَعْلَى الْخُفَّيْنِ وَأَسْفَلَهُمَا
قَالَ أَبُو دَاوُد وَبَلَغَنِي أَنَّهُ لَمْ يَسْمَعْ ثَوْرُ هَذَا الْحَدِيثَ مِنْ رَجَاءٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Marwan[1] dan Mahmud bin Khalid Ad-Dimasyqi[2] secara makna, telah menceritakan kepada kami Al-Walid[3] berkata Mahmud telah mengabarkan kepada kami Tsaur bin Yazid[4] dari Raja` bin Haiwah[5] dari Sekretatis Al-Mughirah bin Syu'bah[6] dari Mughirah bin Syu'bah[7] dia berkata; Saya pernah menuangkan air wudhu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada saat perang Tabuk, beliau mengusap bagian atas dan bagian bawah kedua khufnya. Abu Dawud berkata; Telah sampai kepadaku bahwa Tsaur tidak mendengar hadits ini dari Raja`.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Musa bin Marwan, At Tammar Al Baghdadiy, Abu 'Imran, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 246 H, hidup di Kufah, wafat di Raqqah.
  2. [2] Mahmud bin Khalid binAbi Khalid, As Sulamiy Ad Damasyqiy, Abu 'Ali, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  3. [3] Al Walid bin Muslim, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 195 H, hidup di Syam, wafat di Dzimar atau Damsiq.
  4. [4] Tsaur bin Yazid bin Ziyad, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 150 H, hidup di Syam, wafat di Bani Taghlab.
  5. [5] Raja' bin Haywah bin Jarwal, Abu Al Miqdam, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 112 H, hidup di Syam.
  6. [6] Warrad, Ats Tsqaqafiy, Abu Sa'id, Kaatibu (sekretaris) Al Mughirah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  7. [7] Al Mughirah bin Syu'bah bin Abi 'Amir, Abu 'Isa, Shahabat, wafat tahun 50 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.