Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Penjelasan tentang istiadzah

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ أَخْبَرَنَا الْمُعْتَمِرُ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ سَعِيدٌ الزُّهْرِيُّ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنْتُ أَخْدِمُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكُنْتُ أَسْمَعُهُ كَثِيرًا يَقُولُ اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَضَلْعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ وَذَكَرَ بَعْضَ مَا ذَكَرَهُ التَّيْمِيُّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Musaddad[1], telah memberitakan kepada Kami Al Mu'tamir[2], ia berkata; saya mendengar ayahku[3] berkata; aku mendengar Anas bin Malik[4] berkata; Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam pernah mengucapkan: "ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI, WAL JUBNI WAL BUKHLI WAL HARAMI, WA A'UUDZU BIKA MIN 'ADZAABIL QABRI WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT" (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kelemahan, kemalasan, sifat penakut, sifat kikir, serta dari pikun, dan aku berlindung kepadaMu dari adzab kubur, aku berlindung kepadaMu dari fitnah kehidupan dan kematian). Telah menceritakan kepada Kami Sa'id? bin Manshur[5] serta Qutaibah bin Sa'id[6], mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Ya'qub bin Abdurrahman[7], telah berkata Sa'id? Az Zuhri, dari 'Amr bin Abu 'Amr[8] dari Anas bin Malik[4], ia berkata; aku pernah melayani Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan aku sering mendengar beliau mengucapkan, "ALLAAHUMMA A'UUDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI WA DHAL'ID DAINI WA GHALABATIR RIJAAL" (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kegelisahan dan kesedihan, dan dari beratnya hutang serta dikuasai orang."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Mu'tamir bin Sulaiman bin Thurkhan, At Taymiy, Abu Muhammad, Ath Thufail, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Sulaiman bin Thurkhan, At Taymiy, Abu Al Mu'yamir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 143 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Sa'id bin Manshur bin Syu'bah, Al Khurasaniy Al Marwaziy , Abu 'Utsman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  6. [6] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  7. [7] Ya'qub bin 'Abdur Rahman bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Qariy, Al Madaniy Al Qariy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Maru.
  8. [8] "Amru bin Abi 'Amru Maisarah, maula Al Muthallib bin Hanthab", Al Madaniy, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Madinah.
  9. [9] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.