Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Larangan bagi seseorang untuk berdoa (kecelakaan) atas keluarga dan anaknya

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ وَيَحْيَى بْنُ الْفَضْلِ وَسُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالُوا حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ مُجَاهِدٍ أَبُو حَزْرَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الْوَلِيدِ بْنِ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدْعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَوْلَادِكُمْ وَلَا تَدْعُوا عَلَى خَدَمِكُمْ وَلَا تَدْعُوا عَلَى أَمْوَالِكُمْ لَا تُوَافِقُوا مِنْ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى سَاعَةَ نَيْلٍ فِيهَا عَطَاءٌ فَيَسْتَجِيبَ لَكُمْ
قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا الْحَدِيثُ مُتَّصِلٌ عُبَادَةُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ عُبَادَةَ لَقِيَ جَابِراً

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Hisyam bin 'Ammar[1] dan Yahya bin Al Fadhl[2] serta Sulaiman bin Abdurrahma[3], mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Hatim bin Ismail[4], telah menceritakan kepada Kami Ya'qub bin Mujahid Abu Hazrah[5] dari 'Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit[6] dari Jabir bin Abdullah[7], ia berkata; Rasulullah shallla Allahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian mendo'akan kecelakaan atas diri kalian, janganlah kalian mendo'akan kecelakaan bagi anak-anak kalian, dan janganlah kalian mendo'akan kecelakaan atas pembantu kalian, dan janganlah kalian mendo'akan kecelakaan atas harta kalian, jangan sampai kalian berdoa tepat saat diperolehnya pemberian sehingga Allah mengabulkan do'a kalian. Abu Daud berkata; hadits ini adalah hadits yang muttashil (yaitu yang sanadnya bersambung kepada Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam) sebab 'Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bertemu dengan Jabir.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hisyam bin 'Ammar bin Nushair bin Maisarah bin Aban, As Sulamiy, Abu Al Walid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 245 H, hidup di Syam, wafat di Dujail.
  2. [2] Yahya bin Al Fadlol, As Sijistaniy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Samira.
  3. [3] Sulaiman bin 'Abdur Rahman bin Isa bin Maimun, At Tamimiy, Abu Ayyub, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 233 H, hidup di Syam.
  4. [4] Hatim bin Isma'il bin Ubay, Abu Isma'il, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Ya'qub bin Mujahid, Al Makhzumiy, Abu Hazrah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  6. [6] Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit, Al Anshariy, Abu Ash Shamit, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  7. [7] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.