Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Batal dari melaksanakan shalat witir

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا مُلَازِمُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَدْرٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ طَلْقٍ قَالَ
زَارَنَا طَلْقُ بْنُ عَلِيٍّ فِي يَوْمٍ مِنْ رَمَضَانَ وَأَمْسَى عِنْدَنَا وَأَفْطَرَ ثُمَّ قَامَ بِنَا اللَّيْلَةَ وَأَوْتَرَ بِنَا ثُمَّ انْحَدَرَ إِلَى مَسْجِدِهِ فَصَلَّى بِأَصْحَابِهِ حَتَّى إِذَا بَقِيَ الْوِتْرُ قَدَّمَ رَجُلًا فَقَالَ أَوْتِرْ بِأَصْحَابِكَ فَإِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Musaddad[1], telah menceritakan kepada Kami Mulazim bin 'Amr[2], telah menceritakan kepada Kami Abdullah bin Badr[3] dari Qais bin Thalq[4], ia berkata; Thalq bin Ali[5] telah mengunjungi Kami pada Bulan Ramadhan hingga sore dan berbuka bersama Kami, kemudian dia melakukan shalat sebagai Imam bagi Kami pada malam itu, dan melakukan witir, kemudian dia turun kemasjidnya dan melaksanakan shalat menjadi imam bagi sahabat-sahabatnya hingga tatkala tinggal shalat witir, ia mempersilahkan seseorang kedepan dan mengatakan kepadanya: shalat witirlah kamu sebagai imam bagi sahabat-sahabatmu, karena aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada dua witir dalam semalam!"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Mulazimbin 'Amru bin 'Abdullah , Al Hanafiy As Suhaimiy, Abu 'Amru, Luzaim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Yamamah.
  3. [3] Abdullah bin Badar bin 'Umairah, Al Hanafiy As Suhaimiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Yamamah.
  4. [4] Qais bin Thalaq bin 'Ali, Al Hanafiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Yamamah.
  5. [5] Thalq bin 'Ali bin Al Mundzir, Al Hanafiy As Suhaimiy, Abu 'Ali, Shahabat, hidup di Yamamah.