Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Berapa rakaat shalat witir

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنِي قُرَيْشُ بْنُ حَيَّانَ الْعِجْلِيُّ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ وَائِلٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوِتْرُ حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْسٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيَفْعَلْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada Kami Abdurrahman bin Al Mubarak[1], telah menceritakan kepadaku Quraisy bin Hayyan Al 'Ijli[2] telah menceritakan kepada Kami Bakr bin Wail[3] dari Az Zuhri[4] dari 'Atha` bin Yazid Al Laitsi[5] dari Abu Ayyub Al Anshari[6] ia berkata; Rasul shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Witir adalah sebuah hak atas setiap muslim, barang siapa yang hendak melakukan witir lima raka'at maka hendaknya ia melakukankannya dan barang siapa yang hendak melakukan witir tiga raka'at maka hendaknya ia melakukannya, dan barang siapa yang hendak melakukan witir satu raka'at maka hendaknya ia melakukannya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Rahman bin Al Mubarak bin 'Abdullah , Ath Thafawiy Al 'Isyiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Quraisy bin Hayan, Al 'Ijliy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Bashrah.
  3. [3] Bakar bin Wa'il bin Daud, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  4. [4] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Atha' bin Yazid, Al Laitsiy Al Janda'iy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 107 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Khalid bin Zaid bin Kulaib, Al Anshari, Abu Ayyub, Shahabat, wafat tahun 50 H, hidup di Madinah, wafat di Negeri Rumawi.