Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Shalat

Bab: Shalat setelah isya

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ الْعُكْلِيُّ حَدَّثَنِي مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ حَدَّثَنِي مُقَاتِلُ بْنُ بَشِيرٍ الْعِجْلِيُّ عَنْ شُرَيْحِ بْنِ هَانِئٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَ
سَأَلْتُهَا عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ مَا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ قَطُّ فَدَخَلَ عَلَيَّ إِلَّا صَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ أَوْ سِتَّ رَكَعَاتٍ وَلَقَدْ مُطِرْنَا مَرَّةً بِاللَّيْلِ فَطَرَحْنَا لَهُ نِطَعًا فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى ثُقْبٍ فِيهِ يَنْبُعُ الْمَاءُ مِنْهُ وَمَا رَأَيْتُهُ مُتَّقِيًا الْأَرْضَ بِشَيْءٍ مِنْ ثِيَابِهِ قَطُّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi'[1] telah menceritakan kepada kami Zaid bin Al Khubbab Al 'Ukali[2] telah menceritakan kepadaku Malik bin Mighwal[3] telah menceritakan kepadaku Muqatil bin Basyir Al 'Ijli[4] dari Syuraih bin Hani`[5] dari Aisyah radliallahu 'anha[6]. Syuraih berkata; aku bertanya kepada Aisyah mengenai shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Aisyah menjawab; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah mengerjakan shalat Isya` sama sekali kemudian menemuiku melainkan beliau shalat (sunnah) sesudahnya empat atau enam raka'at. Suatu malam kami terkena hujan, kontan kami hamparkan selembar tikar kulit untuk beliau, dan seakan-akan kulihat suatu lubang pada tikar tersebut mengeluarkan rembesan air, dan tidak kulihat beliau menjauhkan tanah dengan bagian manapun dari kainnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Rafi' bin Abi Zaid Sabur, Al Qusyairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 245 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Zaid bin Al Hubbab bin Ar Rayyan, Al 'Akaliy, Abu Al Husain, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 230 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Malik bin Mighwal bin 'Ashim, Al Bajaliy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 159 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  4. [4] Muqatil bin Basyir, Al 'Ijliy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  5. [5] Syuraih bin Hani' bin Yazid bin Nahik, Al Haritsiy Al Al Mudzhajiy, Abu Al Miqdam, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 78 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.