Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Sifat wudlu nabi shallallahu 'alaihi wa sallam

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذٍ ابْنِ عَفْرَاءَ قَالَتْ
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِينَا فَحَدَّثَتْنَا أَنَّهُ قَالَ اسْكُبِي لِي وَضُوءًا فَذَكَرَتْ وُضُوءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فِيهِ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلَاثًا وَوَضَّأَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ مَرَّةً وَوَضَّأَ يَدَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ مَرَّتَيْنِ بِمُؤَخَّرِ رَأْسِهِ ثُمَّ بِمُقَدَّمِهِ وَبِأُذُنَيْهِ كِلْتَيْهِمَا ظُهُورِهِمَا وَبُطُونِهِمَا وَوَضَّأَ رِجْلَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا
قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا مَعْنَى حَدِيثِ مُسَدَّدٍ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ عَقِيلٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ يُغَيِّرُ بَعْضَ مَعَانِي بِشْرٍ قَالَ فِيهِ وَتَمَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثَلَاثًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1] telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Al-Mufadldlal[2] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil[3] dari Ar-Rubayyi' binti Mu'awwidz bin 'Afra`[4] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi kami, lalu dia menceritakan kepada kami bahwa beliau bersabda: "Tuangkanlah air wudhu untukku." Lalu dia (Ar-Rubayyi') ingat akan wudhu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dia berkata padanya; Beliau membasuh dua telapak tangannya tiga kali, membasuh wajahnya tiga kali, berkumur, beristinsyaq satu kali, membasuh dua tangannya tiga kali tiga kali, mengusap kepalanya dua kali, di bagian akhir kepalanya kemudian bagian depannya, dan dua telinganya; bagian luar dan dalamnya, kemudian membasuh dua kakinya tiga kali tiga kali. Abu Dawud berkata; Ini makna hadits Musaddad[1] telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Isma'il[6] telah menceritakan kepada kami Sufyan[7] dari Ibnu Aqil[8] dengan hadits ini, hanya saja dia merubah sebagian makna pada hadits Bisyr, dia menyebutkan padanya; Beliau berkumur dan beristintsar tiga kali.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Bisyir bin Al Mufadldlol Laahiq, Abu Isma'il, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil bin Abi Thalib, Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 142 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Ar Rabi' binti Mu'awwidz bin 'Afra' , Shahabiyah, hidup di Madinah.
  5. [5] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  6. [6] Ishaq bin Isma'il, Ath Thalqaniy, Abu Ya'qub, Al Yatim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 230 H, hidup di Baghdad.
  7. [7] Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 198 H, hidup di Kufah, wafat di Marur Rawdz.
  8. [8] Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil bin Abi Thalib, Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 142 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.