Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Sifat wudlu nabi shallallahu 'alaihi wa sallam

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ وَيَعْقُوبُ بْنُ كَعْبٍ الْأَنْطَاكِيُّ لَفْظُهُ قَالَا حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ حَرِيزِ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ قَالَ
رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَلَمَّا بَلَغَ مَسْحَ رَأْسِهِ وَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى مُقَدَّمِ رَأْسِهِ فَأَمَرَّهُمَا حَتَّى بَلَغَ الْقَفَا ثُمَّ رَدَّهُمَا إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي بَدَأَ مِنْهُ
قَالَ مَحْمُودٌ قَالَ أَخْبَرَنِي حَرِيزٌ حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ وَهِشَامُ بْنُ خَالِدٍ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَ وَمَسَحَ بِأُذُنَيْهِ ظَاهِرِهِمَا وَبَاطِنِهِمَا زَادَ هِشَامٌ وَأَدْخَلَ أَصَابِعَهُ فِي صِمَاخِ أُذُنَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Khalid[1] dan Ya'qub bin Ka'ab Al Anthaki[2] lafazhnya: dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Al-Walid bin Muslim[3] dari Hariz bin Utsman[4] dari Abdurrahman bin Maisarah[5] dari Al-Miqdam bin Ma'diy Karib[6] dia berkata; Saya pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudhu, tatkala sampai pada gerakan mengusap kepalanya, beliau meletakkan kedua telapak tangannya pada bagian depan kepala, lalu menjalankan keduanya hingga tengkuk, kemudian mengembalikan keduanya ke tempat yang dipergunakannya ketika ia mulai. Mahmud[7] berkata; telah mengabarkan kepada saya Hariz[8]. Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Khalid[1] dan Hisyam bin Khalid[10] dengan makna yang sama. Mereka berdua berkata; Al-Walid[11] telah menceritakan kepada kami dengan sanad ini, dia berkata; Beliau mengusap dua telinganya; bagian luar dan dalamnya. Hisyam menambahkan; Dan beliau memasukkan jari-jarinya pada lubang kedua telinganya.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Mahmud bin Khalid binAbi Khalid, As Sulamiy Ad Damasyqiy, Abu 'Ali, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  2. [2] Ya'qub bin Ka'ab bin Hamid, Al Halabiy, Abu Yusuf, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Syam.
  3. [3] Al Walid bin Muslim, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 195 H, hidup di Syam, wafat di Dzimar atau Damsiq.
  4. [4] Hariz bin 'Utsman bin Jabar, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 163 H, hidup di Syam.
  5. [5] Abdur Rahman bin Maisarah, Al Hadlramiy Al Himshiy, Abu Salamah, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  6. [6] Al Miqdam bin Ma'diy, Abu Karimah, Shahabat, wafat tahun 87 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  7. [7] Mahmud bin Khalid binAbi Khalid, As Sulamiy Ad Damasyqiy, Abu 'Ali, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  8. [8] Hariz bin 'Utsman bin Jabar, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 163 H, hidup di Syam.
  9. [9] Mahmud bin Khalid binAbi Khalid, As Sulamiy Ad Damasyqiy, Abu 'Ali, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  10. [10] Hisyam bin Khailid bin Yazid, As Salaamiy Ad Damasyqiy, Abu Marwan, Al Azraq, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  11. [11] Al Walid bin Muslim, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 195 H, hidup di Syam, wafat di Dzimar atau Damsiq.