Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Sifat wudlu nabi shallallahu 'alaihi wa sallam

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى الْمَازِنِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَاصِمٍ وَهُوَ جَدُّ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى الْمَازِنِيِّ
هَلْ تَسْتَطِيعُ أَنْ تُرِيَنِي كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ نَعَمْ فَدَعَا بِوَضُوءٍ فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثُمَّ تَمَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ بِيَدَيْهِ فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَأَدْبَرَ بَدَأَ بِمُقَدَّمِ رَأْسِهِ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِمَا إِلَى قَفَاهُ ثُمَّ رَدَّهُمَا حَتَّى رَجَعَ إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي بَدَأَ مِنْهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى الْمَازِنِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَاصِمٍ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ مِنْ كَفٍّ وَاحِدَةٍ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلَاثًا ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah[1] dari Malik[2] dari Amru bin Yahya Al-Mazini[3] dari Ayahnya[4] bahwasanya dia berkata kepada Abdullah bin Zaid bin 'Ashim[5] dia adalah kakek Amru bin Yahya Al-Mazini; Apakah kamu bisa memperlihatkan kepadaku bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudhu? Maka Abdullah bin Zaid menjawab; Ya. Lalu dia minta untuk didatangkan air wudhu, kemudian dia menuangkannya pda kedua tangannya, dia membasuh kedua tangannya, lalu berkumur dan (bersitinsyaq dan) beristintsar tiga kali, kemudian membasuh mukanya tiga kali, lalu membasuh kedua tangannya dua kali dua kali hingga siku, kemudian mengusap kepalanya dengan kedua tangannya; dia mengusapkan keduanya ke depan dan ke belakang, dia mulai dengan bagian depan kepala kemudian mengusapkan keduanya sampai ke tengkuknya, lalu mengembalikan keduanya hingga sampai di tempat di mana dia mulai darinya, kemudian membasuh kedua kakinya. Telah menceritakan kepada kami Musaddad[6] telah menceritakan kepada kami Khalid[7] dari Amru bin Yahya Al-Mazini[3] dari Ayahnya[4] dari Abdullah bin Zaid bin 'Ashim[5] dengan hadits ini, dia menyebutkan; Kemudian dia berkumur dan beristinsyaq (dan beristintsar) dari satu telapak tangan, dia melakukannya tiga kali, lalu dia menyebutkan lafazh semisal di atas.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab, Al Qa'nabiy Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 221 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Amru bin Yahya bin 'Umarah bin Abi Hasan, Al Maziniy Al Anshariy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 140 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Yahya bin 'Umarah bin Abi Hasan, Al Maziniy Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin Zaid bin 'Ashim bin Ka'ab, Al Anshariy Al Maziniy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Madinah, wafat di Harrah.
  6. [6] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  7. [7] Khalid bin 'Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Yazaid, Abu Al Haitsam, Ath Thahhan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Hait, wafat di Hait.
  8. [8] Amru bin Yahya bin 'Umarah bin Abi Hasan, Al Maziniy Al Anshariy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 140 H, hidup di Madinah.
  9. [9] Yahya bin 'Umarah bin Abi Hasan, Al Maziniy Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  10. [10] Abdullah bin Zaid bin 'Ashim bin Ka'ab, Al Anshariy Al Maziniy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Madinah, wafat di Harrah.